<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jogjamania's Live Dimension</title>
	<atom:link href="http://jogjamania.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jogjamania.wordpress.com</link>
	<description>Hidup indah tanpa hilir mudik menjadi fenomena yang kurang diminati, perlukah kita membuatnya menjadi lebih cepat berposes agar menjadi suatu fenomena yang lebih hidup dari sebelumnya???</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Oct 2010 08:07:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jogjamania.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jogjamania's Live Dimension</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jogjamania.wordpress.com/osd.xml" title="Jogjamania&#039;s Live Dimension" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jogjamania.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sunset Policy untuk rakyatkah?</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/12/19/sunset-policy-untuk-rakyatkah/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/12/19/sunset-policy-untuk-rakyatkah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 02:39:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[NPWP]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>
		<category><![CDATA[sunset policy]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[apa kata dunia]]></category>
		<category><![CDATA[aparat korup]]></category>
		<category><![CDATA[pajak untuk rakyat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita mendengar Sunset Policy pastilah kita bertanya-tanya apa maksud program ini. Program ini sebenarnya bermaksud menampung aspirasi dan apresisiasi pajak dari masyarakat dan pengusaha. Pajak pada awalnya hanya melekat pada badan usaha yang berstatus hukum atas kegiatan bisnis yang dilakukan dari penghasilan yang diperoleh. Sebagai tanda sebagai wajib pajak mereka memiliki sebuah angka pengenal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=123&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-132 alignright" title="sunset policy" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/12/images.jpg?w=500" alt="sunset policy"   />Jika kita mendengar <em><strong>Sunset Policy</strong></em> pastilah kita bertanya-tanya apa maksud program ini. Program ini sebenarnya bermaksud menampung aspirasi dan apresisiasi pajak dari masyarakat dan pengusaha. Pajak pada awalnya hanya melekat pada badan usaha yang berstatus hukum atas kegiatan bisnis yang dilakukan dari penghasilan yang diperoleh. Sebagai tanda sebagai wajib pajak mereka memiliki sebuah angka pengenal pajak yang disebut NPWP. NPWP dapat  melekat pada badan usaha dan perorangan. Dulunya perorangan yang memiliki NPWP, hanya sebatas jenjang jabatan direktur dan komisaris dalam sebuah perusahaan. Mereka ini diwajibkan menyetorkan pajak atas penghasilannya setelah dipotong PTKP (penghasilan tidak kena pajak) yang mencerminkan besarnya sisa nilai penghasilan mereka yang kena pajak (PKP). PTKP berjalan bertahap seiring tahun berjalan, mula-mula sebesar Rp 2.880.000,- menjadi 13.200.000, bahkan tahun 2009 mendatang menjadi Rp 15.840.000,- untuk wajib pajak pribadi berstatus tidak kawin. Perincian sebagai berikut :</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal">Rp 15.840.000,00 (lima      belas juta delapan ratus empat puluh ribu rupiah) untuk diri Wajib Pajak      orang pribadi;</li>
<li class="MsoNormal">Rp 1.320.000,00 (satu juta tiga ratus dua puluh ribu      rupiah) tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin;</li>
<li class="MsoNormal">Rp 15.840.000,00 (lima      belas juta delapan ratus empat puluh ribu rupiah) tambahan untuk seorang      isteri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami sebagaimana      dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1); dan</li>
<li class="MsoNormal">Rp 1.320.000,00 (satu juta tiga ratus dua puluh ribu      rupiah) tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga      semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi      tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.</li>
</ol>
<p>Perubahan ini dirasakan perlu dikarenakan memperhatikan tingkat kesejahteraan wajib pajak atas besarnya (THP) <em>take home pay</em> atas nilai bersih penghasilan setelah dikurangi pajak. Kita menanggapi positif atas kenaikan ini, karena nilai pengurang (PTKP) yang besar membuat pajak atas penghasilan wajib pajak menjadi lebih kecil pula.</p>
<p>Jika membicarakan tentang sunset policy sebagai kewajiban masyarakat yang berpenghasilan untuk melaporkan semua asset, hutang, dan penghasilan yang diterima dalam setahun, sebenarnya perlu kita cermati apakah ada manfaat yang bersimbiois antara keduanya yakni wajib pajak dan penerima pajak yaitu negara. Yang jelas negara pasti diuntungkan, karena menambah penerimaan negara dari pajak, tetapi bagaimana dari wajib pajak. Wajib pajak terbagi menjadi dua : yang menerima pajak berbagai konsekuensi atas terdaftarnya dia sebagai wajib pajak dan yang enggan menerima pajak dengan konsekuensi sebagai wajib pajak yang menolak peraturan di dalamnya. Sebenarnya yang menerima wajib pajak masih bisa dibedakan antara yang rela dan terpaksa, rela atas jabatan dalam hirarkis top management (direktur, komisaris), sedangkan yang terpaksa karena jika menjadi top management harus menyandang wajib pajak. Tanpa membahas lebih lanjut tentang pihak yang menerima sebagai wajib pajak, kita beralih ke pembahasan yang tidak menerima sebagai wajib pajak.</p>
<p>Keengganan para calon wajib pajak sebenarnya bisa diakibatkan dari sistem perpajakan sendiri yang sudah berjalan sekian tahun lamanya. Pajak dianggap momok karena mengurangi kemampuan ekonomi sesorang atas kesejahteraan yang diterimanya. Dari fenomena ini, maka pajak dinilai beban yang sebaiknya harus dihindari karena menyebabkan berkurangya penghasilan. Penghasilan yang terpotong tersebut masih menjadi pertanyaan bagi mereka, akan kemanakan potongan penghasilan mereka. Jawaban spontan pastilah ke negara, tetapi bagaimana dengan kewajiban negara kepada orang yang dipotong pajak atas penghasilannya. Sebenarnya, ini bisa dikatakan efek domino atas kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan apresisasi pajak. Jika tepat sasaran dan masyarakat menikmati kembali atas pajak yang dibayarkan, tentunya keengganan pastilah tidak terjadi. Jika mengamati lebih jauh, banyak masyarakat yang tidak terpuaskan atas sistem kerja negara seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dilakukan oleh pejabat negara, dengan segala akibat yang ditimbulkannya se[erti penderitaan akibat kemiskinan, ketidakadilan dan kepastian hukum, dll. Ini adalah awal ketidakpercayaan masyarakat, kenapa masyarakat mengesampingkan pajak sebagai wujud aspirasi mereka kepada negara, mana apresisasi negara kepada masyarakat?</p>
<p>Masyarakat sudah mengetahui sejak lama akan ketidak adilan dan kepastian hukum negara kepada mereka. Mereka melihat dan mengalami susahnya hidup, citra kebobrokan moral para pejabat negara yang mereka percaya untuk menjabat sebagai wakil mereka di DPR. Mereka melihat tidak terungkapnya kasus-kasus yang melibatkan pejabat negara, misalnya mantan presiden Soeharto,dll. Tak hanya kasus yang melibatkan pejabat negara. Kasus yang sering terjadi di jalanan. Peraturan lalulintas yang ditujukan untuk ketertiban lalu lintas, dengan menjalankan tilang-tilang, rasia jalanan oleh aparat kepolisian. Uang hasil tilang dan rasia banyak masuk ke kantong oknum aparat kepolisian. Kasus perpajakan : denda pajak dari hasil pemeriksaan pajak, bisa dilaporkan lebih rendah asalkan mau menyuap oknum pelaksananya. Kasus impor barang : prosedur pengiriman barang yang melibatkan petugas bea cukai atas barang khusus yang bisa dilepas ke pasaran dengan menyuap mereka,  dan lain-lain sikap negatif para aparatur negara, sehingga pandangan skeptis masyarakat terhadap pajak semakin kentara. Apakah ini tidak cukup bagi pemerintah sebagai cermin aparatur negara yang tidak bisa melayani kepentingan masyarakat?</p>
<p>Dalam upaya menggalakkan penerimaan negara, pengumpulan calon pajak baru lewat NPWP lewat <strong><em>sunset policy</em></strong> sedang dihembuskan terus menerus oleh dirjen pajak yang diharapkan mampu meningkatkan penghasilan negara. Kenapa bukannya memperbaiki sistem yang sebenarnya harus dirombak agar masyarakat terpuaskan aspirasinya kepada negara dan apresiasi dari negara kepada masyarakat (ada feed back). Memang aneh dirasa, seakan akan masyarakat selalu menjadi korban setiap ada kekacauan dengan segala upaya ketertiban yang sedang dijalankan oleh negara.  Apakah mampu NPWP memperbaiki sistem aparatur negara menjadi lebih baik??? inilah beban pemerintah, dan tugas berat pemerintah sebagai wujud pertanggungjawaban moral kepada masyrakat.</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-135" title="apa-kata-dunia-1" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/12/apa-kata-dunia-1.jpg?w=500" alt="apa-kata-dunia-1"   />NPWP bisa menjadi suatu simbol pemersatuan antara kewajiban masyarakat kepada negara dan sebaliknya. Hendaknya para apartur negara menyadari tugas yang telah dipercayakan masyarakat atas kerelaannya menjadi wajib pajak. Tinggal bagaimana pemerintah menjalankan uang pajak yang telah disetorkan bisa dipergunakan untuk membangun kesejahteraan masyarakat, bukan masuk ke kantung oknum aparatur negara yang korup. Bisakah aparatur negara kembali menjadi sosok yang bisa dipercaya, bukan sebagai pemangsa masyarakat setelah dipercaya atas kerelaannya memiliki NPWP? ataukah ini sebagai suatu jebakan yang semakin mempersulit pemilik NPWP. Kembali kepada slogan dirjen pajak &#8220;punya penghasilan tidak punya NPWP apa kata dunia&#8221; mungkin itu untuk masyarat, tetapi juga untuk aparat negara &#8220;punya penghasilan dari rakyat tidak ada pelayanannya ke rakyat, apa kata dunia?&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=123&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/12/19/sunset-policy-untuk-rakyatkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/12/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sunset policy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/12/apa-kata-dunia-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">apa-kata-dunia-1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langkanya gas di Jabodetabek</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/12/16/langkanya-gas-di-bekasi/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/12/16/langkanya-gas-di-bekasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 04:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[bahan bakar gas]]></category>
		<category><![CDATA[Gas langka]]></category>
		<category><![CDATA[jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[konversi minyak tanah ke gas]]></category>
		<category><![CDATA[langkanya gas di Jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[susah cari gas]]></category>
		<category><![CDATA[tabung gas pertamina 3 kg]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya gas sudah direncanakan dengan baik sebagai pengganti minyak tanah. Pada awalnya perpindahan atau program konversi minyak tanah ke alam mengalami pro dan kontra di masyrakat. Tetapi sejalan dengan perkembangannya, sedikit demi sedikit masyarakat mulai menyadari dan menerima baik program konversi ini. Bak layaknya sebuah inovasi selalu diharapkan menjadi lebih baik dari sebelumnya tentunya. Kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=113&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-137" title="antre-isi-gas" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/12/antre-isi-gas.jpg?w=500" alt="antre-isi-gas"   />Sebenarnya gas sudah direncanakan dengan baik sebagai pengganti minyak tanah. Pada awalnya perpindahan atau program konversi minyak tanah ke alam mengalami pro dan kontra di masyrakat. Tetapi sejalan dengan perkembangannya, sedikit demi sedikit masyarakat mulai menyadari dan menerima baik program konversi ini. Bak layaknya sebuah inovasi selalu diharapkan menjadi lebih baik dari sebelumnya tentunya. Kita mengharapkan nilai lebihnya bisa menandingi barang konsumsi sebelumnya yaitu minyak tanah. Salah satu mekanisme yang ada memungkinkan pasar memberikan nilai tukar minyak tanah menjadi lebih tinggi dari harga psikologis. Harga minyak tanah melambung sampai ke titik Rp 15.000,- perliter. Sungguh hebat lonjakannya dari Rp 3000,- perliter menjadi Rp 15.000,- atau sebesar 500%. Memang sangat fantastis, ini apakah yang diharapkan pemerintah supaya masyarakat enggan menggunakan kembali minyak tanah. Yah, strategi harga awal dengan tenggang harga minyak tanah di Pertamina Rp 7.000,- perliter telah dikemas dalam sebuah kaleng 4 s.d 5 liter yang dijual di SPBU. Memang sangat fantastis juga, harga jual minyak tanah yang sudah dipatok pemerintah pun tak kuasa menahan lonjakan 2x lipat menjadi nilai di pasar sekarang.</p>
<p>Memasuki era tabung gas, masyarakatpun tidak seperti mendapat keunggulan atas program konversi tersebut. Banyak terdengar di media massa bawa tabung gas telah banyak dipalsukan, bahannya tidak aman, karatan menyebabkan bocor, klep sill karet tidak mampu menahan regulator dengan baik, bahkan bisa meledak tanpa alasan jelas, selang gas yang disediakan pemerintah tidak memenuhi standar keamanan, regulator jelek, kompor dengan nyala api yang sudah dikontrol, dll alasan. Yah, seharusnya hal ini tidak perlu terjadi, jika semuanya dilakukan dengan tidak terburu-buru,program ini baik tapi mekanisme aplikasinya masih kurang memuaskan. Dengan berbagai alasan, masyarakat merasa bahwa minyak tanah harus digunakan lagi, hal ini mengingat sekian banyak keluhan akan pemakaian tabung gas.</p>
<p>Kembali masyarakat dibingungkan tentang apa keunggulan pemakaian tabung gas seperti yang diiklankan bisa memangkas biaya menjadi lebih murah dari pada minyak tanah. Hanya dengan lesu mereka menerima, cuma inikah yang  bisa diberikan pemerintah kepada masyarakat, Janji dulu, yang penting jalan, nanti masyarakat lama-lama bisa menerima perubahan. Ok, tapi konsekuen dong sama niatnya gitu loh&#8230;..</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-138" title="gas-3-kilo-cover" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/12/gas-3-kilo-cover.jpg?w=500" alt="gas-3-kilo-cover"   />Perkembangan lain, penyediaan tabung gas menjadi susah diprediksi ketersediaannya di pasar. Minyak tanah yang semula ditinggalkan, sekarang dilirik kembali masyarakat. Tragis sekali dikala kepepet mereka harus membeli cuma untuk sedekar mengepulkan asap dapur. Bayangkan gas Rp 15.000,- yang dijual dipasar untuk max 7 hari (tergantung pemakaian), sekarang harus diganti dengan minyak tanah Rp 15.000,- perliter untuk 1 hari atau bisa kurang dari 1 hari. Lah ini ironisnya, masyarakat telah menganggap gas sebagai bahan bakar memasak yang paling baik, sekarang malahan gas sebagai biang keladi semakin memburuknya ekonomi rumah tangga. Lagi-lagi gas yang langka ini, menjadi penyebabnya. Berbagai media massa dan televisi menampilkan hasil wawancara dengan Jusuf Kalla (wapres RI) tahun 2008 ini. Beliau mengatakan bahwa ada kesalahan prosedur dalam bongkar muat pengiriman ke lapangan. Sebenarnya jika kita kembali bertanya, kenapa bisa terjadi. Bukankah itu seharusnya tidak terjadi, dan selalu dikatakan bahwa ketersedian gas di Indonesia selalu dalam kondisi optimal. Mana kenyataanya,&#8230;..sekarang malah langka, bahkan kalau terpaksanya pakai minyak tanah, atau kayu bakar aja. Saya sudah melihat sendiri, ada sebuah perusahaan swasta di Jakarta Selatan berkelas B dalam skala yang ditentukan Deperindag, memakai kembali kayu bakar. Kayu bakar ini digunakan karena mendadak bagian kitchen terhenti apinya di penggorengan. Mau tidak mau ya harus dicari solusinya, sayang jika masakan 1/2 matang ini dibuang. Seperti layaknya kantor para OB mencari kesana kemari, takut dimarahi pimpinan jika kerjanya tidak benar. Alhasil nihil semua kios langganan dan tidak mengatakan bahwa gas sedang kosong. Melihat kenyataan ini, ibu bagian kitchen menegok ke depan parkiran mobil motor di depan kantor. Kebetulan ada kayu yang kering yang seharusnya sudah diangkut tukang sampah langganan kantor tersebut. wuss&#8230;.seketika api dan asal mengembul di depan parkiran kantor tersebut dengan penggorengan yang disangga oleh batu seadanya. Untung kantor ini memiliki seorang ibu bagian Kitchen yang sudah terbiasa menggunakan alat serupa di kampungnya. Spontanitas ibu ini bisa menjadi kaca cermin buat kita semua, apakah seperti ini yang pemerintah harapkan, bayangkan saja misalnya sebuah gedung kawasan perkantoran Sudirman, memasak dengan kayu bakar di depan kantor mereka, sehingga pengendara yang melewatinya bisa memandang dengan keheranan unjuk gigi para chef memasak. Wah bisa jadi pesaing acara perang chef kaya di TV yah&#8230;&#8230;.. Sungguh sensasi yang benar-benar bisa dipertanyakan, ini hal yang baik atau yang buruk. Apakah pemerintah suda memikirkan ke arah sana, di era program tourism yang digalakkan pemerintah tahun 2008. Ataukan mungkin ini salah satu komoditi tourism.????</p>
<p>Mungkin ini bukan saatnya saling menyalahkan, alangkah baiknnya para bung dan nyonya yang duduk di kursi pemerintah, bisa lebih menimang kembali keputusan untuk rakyat.</p>
<p>&#8220;Hidup rakyat, pemerintah dulunya kan juga rakyat, jadi hidup juga pemerintah&#8230;&#8230;.&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=113&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/12/16/langkanya-gas-di-bekasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/12/antre-isi-gas.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">antre-isi-gas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/12/gas-3-kilo-cover.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gas-3-kilo-cover</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KREDIT RUMAH SEDERHANA</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/10/24/tips-memilih-rumah-kpr/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/10/24/tips-memilih-rumah-kpr/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 09:14:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[KPR]]></category>
		<category><![CDATA[KPR di Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[tips memilih rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Saya sudah lama menekuni membayar angsuran pembelian rumah dengan sistim KPR di bank, pilihan jenis rumah tertentu, baik tipe RSSS sampai menengah sangat mempengaruhi penilaian kita dalam memilih pembelian rumah dengan sistem KPR. saya punya pengalaman yang seharusnya saya sampaikan kepada pemirsa sebagai berikut : 1.  cari rumah yang sesuai dengan kemampuan kita, biasanya KPR [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=69&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/10/rss.gif"><img class="size-full wp-image-72 alignnone" title="rumah-sederhana" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/10/rumah-sederhana.jpg?w=500" alt=""   /> <img class="alignnone size-full wp-image-75" title="rss" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/10/rss.gif?w=500" alt=""   /></a> <a href="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/10/rss.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-76" title="rss" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/10/rss.jpg?w=500" alt=""   /></a></p>
<p>Saya sudah lama menekuni membayar angsuran pembelian rumah dengan sistim KPR di bank, pilihan jenis rumah tertentu, baik tipe RSSS sampai menengah sangat mempengaruhi penilaian kita dalam memilih pembelian rumah dengan sistem KPR. saya punya pengalaman yang seharusnya saya sampaikan kepada pemirsa sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:left;">1.  cari rumah yang sesuai dengan kemampuan kita, biasanya KPR dimuali dengan biaya DP yang relatif lebih kecil dari pada membeli secara tunai, adakalanya promosi pengembang selalu memasang dengan spanduk yang menggirkan. Mereka menawarkan rumah dengan angsuran murah, DP ringan, kadang-kadang ada hadiah. Jangan terlampau percaya akan penawaran mereka, cermati dengan langsung mendatangi ke kantor pemasarannya. Brosur yang mereka sodorkan kepada kita masih banyak yang perlu di update, nah kita harus cari yang terbaru biar harga sesuai dengan keadaan sebenarnya.</p>
<p style="text-align:left;">2. jangan buru-buru membooking rumah (memesan rumah), karena pesanan anda ada biayanya, biasanya dalam waktu 1 minggu anda sudah harus langsung memberikan uang DPnya. Pengalaman uang pemesanan Rp 500.00,-, maksimal dalam 1 minggu jika tidakmembayar uang DP, maka uang pemesanan hilang. Sebaiknya, kita mengecek dulu rumah yang ada di lokasi.</p>
<p style="text-align:left;">3. Pengecekan lokasi sangat penting, karena inilah titik awal kita mengetahui mengenai kepuasan kita akan rumah yang akan kita tempati. Jangan mau terbujuk oleh propaganda pengembang dengan staf-stafnya. LIhat kondisi bangunan, lihat susunan pendukung bangunan :</p>
<p style="text-align:left;">a. tembok apakah terplester dengan halus, biasanya pengembang kurang memperhatikan kekuatan, karena merekapun memberikan kepada tenaga pemborong, hati-hati karena jangan sampai rumah yang kita beli tembok cepat rubuh atau retak.</p>
<p style="text-align:left;">b. kayu : kusen, jendela, pintu. Jenis kayu cocokkan dengan brosur yang sudah anda terima dari pengembang. Cek apakah cocok dengan jenis yang ada di brosur.</p>
<p style="text-align:left;">c. Listrik: anda jangan mau, jika listrik belum terpasang untuk menempati. pastikan secara tertulis, kapan listrik bisa terpasang. Anda harus meyakinkan diri anda dengan pihak pengembang bahwa listrik pasti sudah ada sewaktu anda masuk menempati rumah anda.</p>
<p style="text-align:left;">d. Air : pastikan ada air yang bisa diperoleh. Entah sumur bor atau timba, pam. Periksa apakah air tersebut sesuai dengan standar kelayakan konsumsi air, jangan sampai air tidak dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari.</p>
<p style="text-align:left;">e. keamanan. Hati-hati terhadap kejahatan yang kentara dan tidak kentara. PEngembang mempunyai sekuriti yang bertugas menjaga kondisi rumah sebelum ditempati. Biasanya walupun namanya sekuriti perlu diwaspadai, kadang secara tidak langsung mereka adalah informan bagi pihak luar. Kadang-kadang sekuriti bisa menjadi tukang palak bagi pendatang baru. Jika ada pendatang baru, anda harus mengecek dahulu pendapat para penghuni sebelum anda masuk, supaya aksi represif mereka bisa anda antisipasi terlebih dahulu.</p>
<p style="text-align:left;">4. Temui RT dan RW setempat, supaya keberadaan anda diketahui masyarkat sekitar, untuk mengindari hal pada point 3.</p>
<p style="text-align:left;">5. Pastikan ada fasilitas pembuangan sampah, supaya lingkungan menjadi bersih dan sehat.</p>
<p style="text-align:left;">6. Pastikan ada fasilitas lainnya seperti : pasar (tradisional/modern), atm, angkutan (transportasi), kepolisian, kecamatan/kelurahan, sekolah, kesehatan, dll sesuai dengan kebutuhan anda.<br />
7. Cari tipe rumah yang sejenis dengan anda atau mirip atau sedikit berbeda, yang sedang dibangun pengembang atau sedang direnovasi oleh penghuni. Kenapa ini penting, anda pasti ingin tahu apa bahan-bahan tersebut standar / layak sebagai kekuatan bangunan. Anda tentunya ingin membeli rumah yang bagus, syukur ga perlu direnovasi. JIka anda melihat penghuni yang sedang merenovasi, cobalah tengok kesana, sambil bertanya-tanya apa alasan mereka merenovasi, atau cari informasi tentang kualitas bangunan. Nah sebelum masuk poin ini, anda harus berbekal informasi pengetahuan tentang bangunan, segera cari informasi dari konsultan, tenaga renovasi, toko bangunan yang anda percaya. Jangan sekali-kali tanya kepada tenaga renovasi dari pengembang atau lebih-lebih dari sekuriti. Karena mereka pasti lebih mahal, dan tidak bagus. Pertama, mereka adalah orang yang langsung berkaitan dengan bangunan lama / rumah anda. Kedua tanggung jawab sebatas borongan selesai, sesudahnya menjadi resiko anda sendiri. KEtiga pasti mereka mengambil untung yang tidak anda ketahui,makanya mahal.</p>
<p style="text-align:left;">8. Pulanglah dulu ke rumah, diskusikan kepada saudara, teman, anak,pasangan, orang tua anda. Jangan terburu-buru, tapi jangan terlalu lama menentukan ya/tidak nya atas rumah yang sudah anda survey tadi. Kalo kelamaan perlu diingat harga bangunan semakain hari semakin mahal, jangan sampai uang yang sudah anda patok menjadi tidak dapat untuk mendapatkan rumah idaman. Cepat mengatakan ya: supaya segera dapat harga murah, katakan tidak: segera cari informasi ke pengembang lain (buang survey tadi, cari lahan baru).</p>
<p style="text-align:left;">9. Jika sudah pasti yakin, segeralah kembali ke kantor pemasaran pengembang. Segala informasi yang sudah anda dapat dari survey anda, segera anda tanyakan semuanya, jangan ragu, ingat banyak pengembang nakal, yang cuma manis dikala anda sedang ingin membeli rumah. JIka uang anda sudah masuk ke rekening mereka, mereka mulai kelihatan buruknya. Jangan sampai janji-jani mereka tidak ditepati, kalau bisa minta mereka tanda tangan di atas materai atas kesepakatan lisan anda, ingat apa yang anda bicarakan tidak akan pernah ada dalam perjanjian yang anda terima dari pengembang. Jadi buatlah kesepakatan 2 buah: 1. perjanjian dari pengembang 2. perjanjian dari anda sendiri. Hal ini untuk menguatkan anda atas fasilitas yang anda butuhkan pada saat anda menempati rumah anda.</p>
<p style="text-align:left;">10. Jika semua sudah dipenuhi, tanyakan dulu mengenai harga. Harga yang ditawarkan dibrosur bisa sama atau berbeda sama sekali dengan pada saaat anda wawancara di bank. Harga DP bisa lebih mahal, jika anda tidak bisa menyiasati dalam interview, lebih baik anda menayakan kira-kira berapa lonjakan DP yang bisa terjadi. Pengembang biasanya mempunyai informasi akurat dari para pemohon kredit rumah sebelum anda. Itu akan lebih membimbing anda dalam menyiapkan dana anda.</p>
<p style="text-align:left;">11. Interview adalah media dari bank untuk meyakinkan semua informasi yang sudah anda berikan dan lampirkan pada saat proses pengajuan kredit ke bank. Usahakan jawab pertanyaan sesuai yang dijawab, jangan membuat penaya penasaran akan jawaban anda. Usahakan jawaban mengarah ke jawaban ya atau tidak saja, jangan sampai kepada pertanyaan lain seperti : mengapa, bagaimana. Hal ini harus ada perhatikan, jawab sesuai yang ditanyakan saja.</p>
<p style="text-align:left;">12.  Setelah itu anda tinggal menunggu sebentarm karena ada pengarahan dari pejabat bank dan bertemu dengan manajemen pengembang. Biasanya pengembang akan berbicara manis-manis, tapi mereka seolah-oleh masih memberikan jaminan kepada para pemilik rumah. Perlu ditanyakan secara tajam dan kuat adalah mengenai garansi  yang hanya 100 hari. Ini adakah suatu titik lemah kita, jika tidak kita akan rugi seumur hidup. KEbanyakn garansi ini bohong, andaikata benar berarti hebat pengembangnya. Alasan mereka adalah karena tenaga yang mengerjakan perbaikan tidak ada, masih menunggu PLN untuk pemasangan listrik,dll alasan yang tidak masuk akal. Pernah kejadian komplaian pemilik rumah harus disertai marah-marah, agar segera diperbaiki. Sayang bank yang menjadi penunjang kredit, seakan-akan tidak mau tahu akan kondisi rumah yang mereka beli dengan pengembang. Jawaban dari pihak bank cuma mengatakan,kalau mengenai perbaikan itu urusan pengembang bukan bank. Seakan-akan dua instansi ini menjadi pengobraljanji kepada pemilik rumah. Perlu diingat, seharusnya calon pemilik rumah harus kritis akan jaminan yang diberikan pengembang dan bank pengucur kredit ini. Sayang pemerintah belum mau memperhatikan tentang kualitas bangunan yang dibangun pengembang, pemerintah cuma mempermudah dan mendukung pembangunan rumah sederhana, sudah cukup. Atau dengan kata lain, kalau mau murah ya bangunan jelek, tidakkuat tahan lama. Jika nau yang mahal pasti bagus. Sayang sekali pembangunan rumah untuk tipe menegah ke bewah ini, seakan tidak didukung oleh kekuatan bangunan. Coba jika kita mendatangi perumahan-perumahan ini, pastilah banyak rumah yang direnovasi perlahan-lahan dan mengarah ke perubahan total dari bangunan asli. Ironis sekali disaat kebutuhan rumah digalakkan pemerintah untuk rakyat kecil, tapi pemerintah tidak memperhatikan kualitas bangunan. Jadi berjayalah 2 instansi ini (bank dan pengembang), semakain banyak untung mengambil dari masyarakat kecil yang karena butuh jadi harus menerima perlakuan yang tidak adil. Semoga pemerintah bisa menindak tegas dua instansi ini menjadi lebih baik.</p>
<p style="text-align:left;">12. Hati-hati budaya premanisme yang masih dilakukan oleh oknum yang dipekerjakan sebagai penjaga rumah-rumah yang dibangun pengembang. Pengembang, pada awalnya juga harus mengamankan rumah yang dibangunnya, pengembang jika tidak mau ribut dengan kaum preman ini, maka harus mempekerjakan mereka sebagai keamanan lokasi perumahan. Ada untungnya yaitu aman dalam tanda kutip, banyak ruginya karena rawan pemalakan dengan alasan biaya ini dan itu. Tak hanya itu saja, petugas ini selalu mencoba menyusup ke arela perumahan jika masih bisa. Maka usahakan bentuklah team RT/RW secepatnya jika belum banyak warga atau belum ada koordinator. Bentuk tim keamanan dari warga sendiri yang didukung oleh kelurahan, kecamatan, dan kepolisian setempat.</p>
<p style="text-align:left;">Nah, jika anda sudah merasa betah atau mantap tinggal di rumah baru, segeralah bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Sebaiknya behubungan baik dengan tetangga kanan dan kiri, atau kalau ada tergolong orang yang punya jam terbang tinggi. Sempatkanlah seminggu sekali untuk bergabung atau nongkrong ditempat-tempat warga biasa ngumpul. Hal ini sedikait banyak suatu saat akan banyak membantu anda jika terjadi sesusatu hal yang tidak diinginkan. Biasa jika dalam hidup bermasyarakat secalalu ada persengketaan, tapi diusahakan tidak memperkeruh suasana. Mirip-mirip dengan gejala provokator dalam gerakan demonstrasi. Hindarilah sebisa mungkin, supaya anda dan orang-orang yang anda cintai, betah tinggal di temapt baru anda. Salam</p>
<p style="text-align:left;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=69&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/10/24/tips-memilih-rumah-kpr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/10/rumah-sederhana.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rumah-sederhana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/10/rss.gif" medium="image">
			<media:title type="html">rss</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/10/rss.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rss</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengobati Mata Katarak</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/10/15/mengobati-mata-katarak/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/10/15/mengobati-mata-katarak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 10:04:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Katarak biasanya ditandai dengan pandangan kabur. Pasien melihat benda-benda tidak fokus, hal ini akan semakin memburuk, jika pasien memiliki penglihatan ganda,  atau melihat bintik-bintik, atau bahkan keduanya. Pada tahap awal pasien akan melihat lebih baik pada malam hari, jika dibandingkan siang hari. Pada tahap lanjut, pandangan hanya akan terlihat seperti gumpalan cahaya. Selain itu, pupil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=157&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Katarak biasanya ditandai dengan pandangan kabur. Pasien melihat benda-benda tidak fokus, hal ini akan semakin memburuk, jika pasien memiliki penglihatan ganda,  atau melihat bintik-bintik, atau bahkan keduanya. Pada tahap awal pasien akan melihat lebih baik pada malam hari, jika dibandingkan siang hari. Pada tahap lanjut, pandangan hanya akan terlihat seperti gumpalan cahaya. Selain itu, pupil mata akan beruba warna menjadi putih abu-abu. Hal ini dikarenankan perubahan lensa mata yang tadinya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh, menyebabkan gangguan pada penglihatan.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="545">
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="666">
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="513">
<tbody>
<tr>
<td width="214">
<h2><strong><img src="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/diag_kat.jpg" border="1" alt=" " width="138" height="103" /></strong></h2>
</td>
<td width="12"></td>
<td width="214">
<h2><strong><img src="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/diag_kat1.jpg" border="1" alt=" " width="141" height="105" /></strong></h2>
</td>
<td width="12"></td>
<td width="214">
<h2><strong><img src="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/diag_kat2.jpg" border="1" alt=" " width="126" height="94" /></strong></h2>
</td>
</tr>
<tr>
<td>Penampang anatomi mata</p>
<p>menunjukkan posisi lensa mata</td>
<td></td>
<td>Mata tampak depan dengan lensa yang jernih</td>
<td></td>
<td>Mata tampak depan dengan&nbsp;</p>
<p>lensa yang keruh (katarak)</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody></tbody>
</table>
<p>Katarak umumnya merupakan proses penuaan. Paparan sinar ultraviolet jangka panjang, penggunaan obat-obatan dan penyakit tertentu seperti diabetes juga dapat mempercepat timbulnya katarak. Katarak juga dapat terjadi pada saat lahir atau trauma pada mata.</p>
<p style="text-align:left;">Beberapa gejala umum Katarak antara lain:<br />
1. Pandangan kabur yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau ukuran kacamata yang sering berubah.<br />
2. Warna-warna tampak kusam.<br />
3. Susah melihat di tempat yang terang akibat silau.<br />
4. Kesulitan saat membaca atau mengemudi di malam hari.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="214"><img src="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/gej_kat1.jpg" border="1" alt=" " width="212" height="159" /></td>
<td width="37"></td>
<td width="215"><img src="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/gej_kat2.jpg" border="1" alt=" " width="212" height="159" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Tulisan dan gambar berwarna dilihat oleh mata normal</td>
<td></td>
<td>Tulisan dan gambar berwarna dilihat oleh mata dengan katarak</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td><img src="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/gej_kat3.jpg" border="1" alt=" " width="212" height="159" /></td>
<td></td>
<td><img src="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/gej_kat4.jpg" border="1" alt=" " width="212" height="159" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Pemandangan siang hari yang silau saat dilihat oleh mata dengan katarak</td>
<td></td>
<td>Lampu-lampu yang menyilaukan di malam hari saat dilihat oleh mata dengan katarak</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Bagaimana cara mengatasinya? Pada umumnya dilakukan dengan pengobatan medis dan teknik operasi. Selain itu juga bisa memperbaiki kondisi mata dengan menggunakan bahan-bahan alami, beberapa diantaranya:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Wortel.Wortel dianjurkan dikonsumsi masih dalam kondisi mentah setiap harinya.Wortel dijus menjadi 2     gelas jus, satu gelas di pagi hari dan satu gelas lagi di malam hari.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Bawang putih.Bawang potih dikunyah 2 atau 3 siung bawang putih mentah setiap hari, secara perlahan. Bawang putih membantu membersihkan kristal-kristal di lensa mata.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Labu.Bunga labu dijus, kemudian oleskan di permukaan kelopak mata 2 kali sehari. Hal ini dapat menghentikan pengaburan lensa mata.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Adas manis.Campurkan bubuk adas manis,  bubuk ketumbar (dengan takaran sama), dan satu sendok teh gula merah. Campuran ini dikonsumsi dengan dosis 12 gram di pagi dan malam hari.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Madu murni. Madu murni diteteskan ke mata secukupnya. Ini merupakan pengobatan tradisional Mesir yang telah terbukti efektif .</p>
<p style="text-align:justify;">6. Almond. Haluskan 7 biji kacang almond dengan 1/2 gram lada hitam. kemudian masukkan ke dalam setengah cangkir air. Kemudian minumlah setelah ditambah satu sendok teh kembang gula. Hal ini  membantu mengembalikan kekuatan mata.</p>
<p>Hal perlu dicermati adalah kandungan nutrisi dalam makanan bagi tuhuh. Nutrisi tertentu terbukti bermanfaat dalam mengatasi katarak. Percobaan yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa hewan yang mengalami katarak dikarenakan kekurangan asam pantotenat,asam amino, tryptophane, dan vitamin B6. Semuanya diperlukan untuk proses asimilasi tryptophane. Karena itu, pasien katarak sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B2 dan B6, B kompleks, asam pantotenat, vitamin C, D, E dan nutrisi-nutrisi lainnya.<strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=157&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/10/15/mengobati-mata-katarak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/diag_kat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/diag_kat1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/diag_kat2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/gej_kat1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/gej_kat2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/gej_kat3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://klinikmatanusantara.com/templates/kmn/images/gej_kat4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Stonehenge</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/08/25/stonehenge/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/08/25/stonehenge/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 09:52:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Stonehenge merupakan suatu bangunan yang dibangun pada zaman Perunggu, dan Neolitikum. Ia terletak berdekatan dengan Amesbury di Wiltshire, Inggris, sekitar 13 kilometer (8 batu) barat laut Salisbury. Stonehenge mencakup bangunan tambak tanah yang mengelilingi batu besar berdiri tegak dalam bulatan, yang dikenal sebagai megalitikum. Terdapat pertikaian mengenai usia sebenarnya lingkaran batu itu, tetapi kebanyakan arkeolog [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=56&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-57" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/08/stonehenge-distance-500.jpg?w=500" alt=""   /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Stonehenge merupakan suatu bangunan yang dibangun pada zaman Perunggu, dan Neolitikum. Ia terletak berdekatan dengan Amesbury di Wiltshire, Inggris, sekitar 13 kilometer (8 batu) barat laut Salisbury. Stonehenge mencakup bangunan tambak tanah yang mengelilingi batu besar berdiri tegak dalam bulatan, yang dikenal sebagai megalitikum. Terdapat pertikaian mengenai usia sebenarnya lingkaran batu itu, tetapi kebanyakan arkeolog memperkirakan bahwa sebagian besar bangunan Stonehenge dibuat antara 2500 SM sampai 2000 SM. Bundaran tambak tanah dan parit membentuk fase pembanguan monumen Stonehenge yang lebih awal yang berasal dari waktu sekitar 3100 SM.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pada awal abad ke-20, kebanyakan dari batu-batu itu tidak lagi tegak berdiri. Hal ini kemungkinan disebabkan karena banyaknya wisatawan yang menaiki Stonehenge pada sekitar abad ke-19 karena keingin tahuan mereka yang besar. Semenjak itu, telah dilakukan tiga tahap renovasi untuk menegakkan kembali batu yang miring atau terbalik, dan untuk mengembalikan batu-batu tersebut ke tempat semula dengan teliti. Secara tidak langsung, ini berarti bentuk Stonehenge tidak lagi asli seperti asalnya seperti yang disebutkan dalam promosi pariwisata. Sebaliknya, sebagaimana peninggalan sejarah yang lain, tahap-tahap renovasi telah dilakukan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Stonehenge merupakan nama yang diberikan kepada tugu peringatan yang dikenal sebagai henge yang terdiri dari kurungan atau lingkaran tambak dengan parit di dalam. Sebagaimana yang sering terjadi dalam istilah arkeologi ini merupakan istilah warisan dari penguasa zaman kuno dan sepatutnya Stonehenge tidak boleh dikelompokkan sebagai henge sebenarnya, disebabkan tambaknya berada di bagian sebelah dalam parit. Walaupun seusia dengan henges zaman Neolithikum yang menyerupai Stonehenge, Stonehenge mungkin memiliki keterkaitan dengan bulatan batu lain yang terdapat di British Isle seperti Cincin Brodgar namun ukuran trilitonnya sebagai contoh menjadikannya unik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Usaha serius pertama untuk memahami monumen ini dilakukan sekitar 1740 oleh William Stukeley. Sebagaimana kecenderungannya, Stukeley siap menyatakan bahwa lokasi ini dibangun oleh Druid, tetapi sumbangannya yang paling penting adalah mengambil gambaran yang diukur mengenai lokasi Stonehenge yang membenarkan analisis yang lebih tepat tentang bentuk dan kepentingannya. Dari hasil kerja ini dia dapat menunjukkan bahwa henge dan batunya disusun dalam bentuk tertentu yang mempunyai kepentingan astronomi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Aturan bagaimana batu biru diangkut dari Wales telah banyak didiskusikan dan berdasarkan pemikiran, batu itu mungkin merupakan sebagian dari batu awal di Pembrokeshire dan dibawa ke Dataran Salisbury (Salisbury Plain). Banyak arkeolog percaya bahwa Stonehenge merupakan percobaan mengekalkan dalam bentuk batu, bangunan papan yang bertaburan di Dataran Salisbury seperti Tembok Durrington.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Monumen ini diselaraskan timur laut &#8211; barat daya dan sering dicadangkan bahwa keutamaan diletakkan oleh pembangunnya pada titik balik matahari dan equinox agar sebagai contohnya, pada pertengahan pagi musim panas, matahari muncul tepat di puncak batu tumit (heel stone), dan cahaya pertama matahari pergi terus ke tengah Stonehenge antara dua susunan batu berbentuk ladam. Tidak mungkin aturan itu terjadi secara kebetulan. Matahari timbul pada arah berlainan pada permukaan geografi tempat berlainan. Untuk penyelarasan itu tepat, ia mesti diperkirakan tepat untuk garis lintang Stonehenge pada 51° 11&#8242;. Penyelarasan ini, tentunya dasar bagi reka dan bentuk dan tempat bagi Stonehenge. Alexander Thom berpendapat bahawa lokasi tersebut diatur menurut ukuran yar megalitikum.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Disebabkan ini, sebagian pendapat mendakwa bahwa Stonehenge melambangkan tempat observatorium kuno, walaupun berapa jauh penggunaan Stonehenge untuk tujuan tersebut dipertentangkan. Sebagian pendapat pula mengemukakan teori bahwa ia melambangkan palus besar[1], komputer atau juga lokasi pendaratan makhluk asing.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Banyak perkiraan mengenai pencapaian mesin diperlukan untuk membangun Stonehenge. Mengandaikan bahwa batu biru ini dibawa dari Wales dengan tenaga manusia dan bukannya oleh gletser sebagaimana didakwa oleh Aubrey Burl, pelbagai aturan untuk memindahkan mereka dengan menggunakan tali dan kayu telah dicadangkan. Dalam satu latihan arkeologi percobaan pada 2001, suatu percobaan untuk mengalihkan satu batu besar sepanjang jalan darat dan laut yang mungkin dari Wales ke Stonehenge. Sukarelawan menariknya di atas luncur (sledge ) kayu di daratan tetapi jika dipindahkan ke replika bot prasejarah, batu tersebut tenggelam di laut bergelora di Selat Bristol.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ia telah dijangkakan bahwa kayu balak frame A ditegakkan untuk menegakkan batu dan dan satu pasukan kemudian menegakkannya dengan menggunakan tali. Batu alang mungkin diangkat secara berangsur-angsur dengan menggunakan bangku panjang kayu dan diluncurkan ke tempat sekarang. Sambungan menyerupai hasil kerja kayu membayangkan mereka mahir dengan kerja kayu dan mereka mudah mendapatkan pengetahuan untuk mendirikan monumen dengan menggunakan aturan seumpamanya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ukiran senjata pada sarsen adalah unik pada seni megalitikum di Kepulauan Britania (British Isles) di mana desain lebih abstrak lebih digemari, begitu juga dengan aturan batu berbentuk ladam kuda adalah luar biasa bagi kebudayaan yang selalunya mengatur batu dalam bentuk bundar. Motif sebegitu bagaimanapun biasa bagi penduduk Britania pada masa itu dan telah dicadangkan bahwa dua fase Stonehenge telah dibangun di bawah pengaruh tanah besar continental influence. Ini dapat menjelaskan pada satu tahap, tentang reka dan bentuk monumen, tetapi pada keseluruhannya, Stonehenge masih tidak dapat dijelaskan luar biasa dari sembarang konteks kebudayaan Eropa prasejarah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Perkiraan mengenai tenaga manusia yang diperlukan untuk membangun pelbagai fase Stonehenge meletakkan jumlah keseluruhan yang terlibat atas berjuta jam manusia bekerja. Stonehenge I kemungkinan memerlukan sekitar 11.000 jam manusia, Stonehenge II sekitar 360.000 dan pelbagai bagian bagi Stonehenge III mungkin melibatkan sehingga 1.75 juta jam manusia. Membentuk batu-batu ini diperkirakan memerlukan 20 juta jam manusia menggunakan perkakas primitif yang terdapat pada masa itu. Pastinya ketetapan hati untuk menghasilkan monumen sedemikian amat kuat dan bolehlah dianggap organisasi kemasyarakatan yang maju diperlukan untuk membangun dan melestarikannya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jogjamania.wordpress.com/56/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jogjamania.wordpress.com/56/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=56&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/08/25/stonehenge/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/08/stonehenge-distance-500.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>sekolah jadi mahal</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/16/pendidikan-mahal/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/16/pendidikan-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 07:12:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Pendidikan adalah sebuah kata yang sudah lama dikenal oleh masyarakat, sebagai media pembelajaran dari generasi yang lebih tua kepada yang lebih muda. Tapi dalam dasa warsa ini, pendidikan mengalami degradasi. Pendidikan bukan lagi dipandang sebagai sarana memerikan wawasan berperilaku, namun cuma mengajar saja. Berkurangya cara memberikan wawasan berperilaku, dikarenakan makin semaraknya globalisasi di berbagai bidang. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=47&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/07/ugm.jpg?w=500" alt="ugm" title="ugm" class="alignleft size-full wp-image-152"  >Pendidikan adalah sebuah kata yang sudah lama dikenal oleh masyarakat, sebagai media pembelajaran dari generasi yang lebih tua kepada yang lebih muda. Tapi dalam dasa warsa ini, pendidikan mengalami degradasi. Pendidikan bukan lagi dipandang sebagai sarana memerikan wawasan berperilaku, namun cuma mengajar saja. Berkurangya cara memberikan wawasan berperilaku, dikarenakan makin semaraknya globalisasi di berbagai bidang. Sekarang aja, banyak pelajaran-pelajaran budi pekerti yang sedikit diberikan ke murid. Para pembuat kurikulum merasa bahwa lebih baik memberikan ilmu khusus untuk ketrampilan. Alhasil, banyak siswa yang pandai secara otak, atau cerdas secara tekstual. Secara harafiah, dia hanya produk kurikulum. Ilmu semakin dipaksakan, dulu pelajaran SD untuk anak SD. Sekarang dari jenjang sekolah yang lebih tinggi sudah diturunkan ke jenjang yang lebih rendah. Boleh dipandang biar para siswa menjadi pintar, anak didik dicokoli ilmu-ilmu yang lebih modern. Dari sisnilah kita bisa melihat bahwa kepandaian dari hasil nilai sebagai tolok ukur siswa bermutu. Kasihan anak sekarang, harus berebut nilai tinggi. Kalo tidak memiliki niali ujian tinggi, semakin susah mencari sekolah lanjutan. Gimana kalo yang kurang pandai, sekolah menjadi suatu yang sangat elite yang ga bisa ditempuh jika si orang tua kurang mampu ekonominya. Beda halnya dengan siswa yang orang tuanya tergolong mampu, dengan mudahnya mereka, memeberikan kursus tambahan agar anaknya menjadi berbakat, baik ilmu sekolah ataupun ketrampilan lainnya. Dan lebih mencolok lagi sekloah swasta selalu jadi alternatif terakhir bagi siswa yang kurang berprestasi, tragisnya identik dengan biaya mahal. Nah, sekarang kita juga jangan melihat dari sekolah swasta atau tidak, ada sekolah swasta yang masih mempertahankan nilai mendidik bukan sekedar mengajar saja.  Hal ini juga masih beberapa saja, lainnya tinggal menjadi kenangan, karena kita bisa mengalaminya di era jaman 70an &#8211; 95an. S</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-143" title="sd" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/07/sd.jpg?w=500" alt="sd"  >Sekarang sekolah swasta yang mau mempertahankan mendidik dan mengajar menjadi barang langka. Mungkin di banyak sekolah ini, sudah banyak menerima guru yang OK masalah ilmu / teknologi. Seharusnya juga dipertimbangkan mental mengajarnya (mendidik), kalo pinter sih semua orang bisa, tetapi kalo mendidik ga sembarangan orang bisa (disini juga tidak tertutup untuk sekolah pemerintah juga bisa terjadi.) Nah dari sini, muncul guru-guru yang mengagungkan modernisasi, moral nomor sekian. Kan moral juga ntar terdidik dari lingkungan: agama, ortu, teman, dll. Cek dulu back ground lingkungannya apa bisa menjamin siswa menjadi baik, atau bahkan menjadi bingung, karena belum bisa menyaring informasi yang tepat. Nah, jadi disini perlu ditekankan, guru bukan sekedar karyawan, tetapi kilas balik dalam makna guru dalam bahasa jawa : digugu (diturut), dan ditiru (menjadi teladan). Jangan lupa bahwa guru adalah sosok mulia, jadi mohon direnungkan kembali. Kita sekarang mencoba menggali lebih dalam, mengenai materi yang diajarkan, program buku buat siswa. Jaman dulu banyak para orang tua mengalami, buku dari kakak kelas bisa dipakai untuk adik kelas di tahun berikutnya. Beda sekali dengan jaman sekarang, buku ga bisa dipakai/ harus beli buku tertentu (penerbit), padahal materinya sama, jadi kesan sampul saja jadi alasan pergantian belajar.</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-144" title="unas_-_siswa_usai_unas" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/07/unas_-_siswa_usai_unas.jpg?w=500" alt="unas_-_siswa_usai_unas"  >OK. lah kalo ada yang berpendapat, materinya lebih maju baik metode atau cara pembelajarannya. Mengapa tidak bepikir secara ekonomis, bukannya buang-buang uang yang semakin memberatkan orang tua siswa??. Bukannya jika kita bisa belajar dengan banyak buku lebih baik dari pada satu buku. Buku dari tahun sebelumnya bisa disempurnakan dengan buku yang baru. Buku baru masih bisa tidak harus membeli, kenapa si guru tidak menekankan catatan ilmu baru kepada siswanya. Kecenderungan guru mengajar, cukup menjelaskan saja, ga perlu banyak menulis, apa metode belajar di bangku perkuliahan mau diterapin di SD s.d. SMA, yang dirasa penting dicatat, kan semuannya udah ada di buku cetakan???  Sistim catatan kepada siswa Ini lebih menghemat, apalagi beban hidup sekarang tambah beratkan. Kembali ke masalah ilmu yang berkembang, buku sebagai media penyampaikan informasi sebuah ilmu pun boleh mengembangkan suatu metode baru. Cuma mohon diperjelas kembali, bagaimana membedakan suatu perkembangan ilmu dari buku yang sudah dicetak sebelumnya, atau dengan kata lain noleh dicetak jika benar-benar berbeda.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-150" title="SMA" src="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/07/sma2.jpg?w=500" alt="SMA"  >Nah, komersialisasi buku sebagai media belajar sudah bukan rahasia lagi, bahkan lagi ngetren karena ada kepentingan bisnis (penjual buku) dengan pengajar buku acuan. Kalo orang bisnis bilang sistem komisi,siapa yang bisa jualin produk buku dari suatu percetakan akan mendapat imbalan tergantung prosentase volume penjualan buku. Semakin banyak buku yang dibeli tentunya kantong lebih banyak terisi. Amat disayangkan, jika ada guru atau sekolah yang memiliki cara demikian. Sekolah sebagai sarana bisnis bukan pendidikan. Tak bisa disangkal kalau sekolah butuh dana lebih untuk mengelola manajemennya, mungkin ini adalah salah satu cara memperolehnya. Istilah manajemen sekolah sepenuhnya berada di tangan para pengurus sekolah atau juga para guru. Ibarat penguasa, anak kita berada di dalamnya, barang siapa yang tidak mau mengikuti silahkancari sekolah lain. Wah semakin mirip dengan para penguasa kita yah (atau juga bos perusahaan), jika ga mau nurutin perintah yang hasilnya ga dipromosiin pangkat atau lebih jelek PHK (silahkan cari kerja lainyang sesuai). Makanya, sekarang para orang tua harus lebih jeli dan kritis terhadap sikap represif sekolah kepada siswa (anak). Sudah harus dirombak kembali cara pebisnis di dunia sekolah, mumpung belum kebablasan. Masa sih, mau diam aja jika anak kita diperlakukan tidak adil????</p>
<p><img src="/DOCUME%7E1/David/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-3.jpg" alt=""></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jogjamania.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jogjamania.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=47&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/16/pendidikan-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/07/ugm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ugm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/07/sd.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sd</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/07/unas_-_siswa_usai_unas.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">unas_-_siswa_usai_unas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jogjamania.files.wordpress.com/2008/07/sma2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SMA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bunda Theresa</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/bunda-theresa/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/bunda-theresa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 07:53:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Bunda Teresa Bunda Teresa pada tahun 1988. Terberkati Bunda Teresa dari Kolkata (27 Agustus 1910 – 5 September 1997) adalah seorang biarawati Katolik terkenal dan kontroversial di dunia Internasional yang pekerjaannya di antara orang miskin Kolkata diberitakan secara luas. Dia diberikan Penghargaan Templeton pada 1973, Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1979 dan penghargaan tertinggi warga sipil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=41&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;">Bunda Teresa</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Bunda Teresa pada tahun 1988.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Terberkati Bunda Teresa dari Kolkata (27 Agustus 1910 – 5 September  1997) adalah seorang biarawati Katolik terkenal dan kontroversial di dunia Internasional yang pekerjaannya di antara orang miskin Kolkata diberitakan secara luas. Dia diberikan Penghargaan Templeton pada 1973, Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1979 dan penghargaan tertinggi warga sipil India, Bharat Ratna pada 1980. Dia dijadikan Warga Negara Kehormatan Amerika Serikat pada 1996 (satu di antara enam). Dia diberkati oleh Paus Yohanes Paulus II pada Oktober 2003, dan oleh karena itu dia dapat dipanggil Teresa Terberkati.Teresa dilahirkan sebagai Agnes Gonxha Bojaxhiu di Üsküb, sebuah kota di Kerajaan Ottoman provinsi Kosovo (sekarang Skopje di Republik Makedonia). Ayahnya adalah seorang pedagang sukses. Orang tuanya memiliki tiga anak, dan Agnes merupakan yang termuda. Orang tuanya Nikollë (Kolë) and Dranafile Bojaxhiu, berasal dari kota Prizren di selatan Kosovo. Mereka menganut Katolik, meskipun kebanyakan orang Albania adalah Muslim dan mayoritas populasi di Makedonia adalah Ortodoks Makedonia. Sangat sedikit diketahui tentang awal hidupnya kecuali dari tulisannya sendiri. Dia mengingat bahwa dia merasa panggilan untuk menolong si miskin dari umur 12, dan mengambil keputusan untuk melatih dirinya dalam kerja misi di India. Dia adalah anggota dari mudika di paroki setempat disebut Sodality. Pada umur 18, Vatikan mengizinkan Teresa untuk meninggalkan Skopje dan bergabung dengan Kesusteran Loreto, sebuah komunitas biarawati Irlandia di Rathfarnham dengan sebuah misi di Kolkata. Dia memilih Kesusteran Loreto karena panggilan mereka adalah untuk menyediakan pendidikan bagi anak perempuan. Setelah beberapa bulan pelatihan di Institut &#8220;Blessed Virgin Mary&#8221; di Dublin dia dikirim ke Darjeeling di India sebagai suster novisiat. Pada 1931 dia melakukan kaulnya yang pertama di sana, memilih nama Suster Maria Teresa sebagai penghormatan kepada Teresa Avila dan Thérèse de Lisieux. Dia mengambil kaulnya yang terakhir pada Mei 1937, mendapatkan gelar keagamaan Bunda Teresa. Dari 1930 sampai 1948 Bunda Teresa mengajar geografi dan katekisme di SMA St. Mary di Kolkata, menjadi kepala sekolah pada 1944. Dia kemudian mengatakan bahwa kemiskinan di sekitar meninggalkan kesan yang dalam di dirinya. Pada September 1946, atas keinginan sendiri, dia menerima panggilan yang dalam dari Tuhan &#8220;untuk melayani Dia di antara termiskin dari yang miskin&#8221;. Pada 1948 dia menerima izin dari Paus Pius XII, melalui Uskup Agung Kolkata, untuk meninggalkan komunitasnya dan hidup sebagai suster merdeka. Dia keluar dari SMA tersebut dan setelah pendidikan pendek dengan &#8220;Medical Mission Sisters&#8221; di Patna, dia kembali ke Kolkata dan mendirikan tempat tinggal sementara dengan &#8220;Little Sisters of the Poor&#8221;. Dia kemudian memulai sekolah ruang terbuka untuk anak-anak tak memiliki rumah. Kemudian dia bergabung dengan sukarelawan penolong, dan dia menerima dukungan finansial dari organisasi gereja dan otoritas munisipal. Pada Oktober 1950 Teresa menerima izin dari Vatikan untuk memulai ordonya sendiri. Vatikan awalnya menamakannya &#8220;Diocesan Congregation of the Calcutta Diocese&#8221;, tapi kemudian berubah menjadi Missionaries of Charity, yang misinya adalah untuk memberikan perhatian untuk (dalam katanya sendiri) &#8220;si lapar, si telanjang, si gelandangan, si pincang, si buta, si lepra, dan semua orang yang merasa tak diinginkan, tak dicintai, tak diperhatikan dalam masyarakat, orang yang telah menjadi beban bagi masyarakat dan ditolak oleh siapa pun.&#8221; Dengan bantuan dari pejabat India dia mengubah sebuah kuil Hindu yang telah ditinggalkan menjadi Kalighat Home for the Dying, sebuah &#8216;rumah sakit kecil&#8217; (&#8220;hospis&#8221;) bagi si miskin. Tidak lama setelah dia membuka hospice lainnya, Nirmal Hriday (Hati Murni), sebuah rumah lepra disebut Shanti Nagar (Kota Kedamaian), dan sebuah panti asuhan, dan pada 1960-an telah membuka banyak hospis, panti asuhan, dan rumah lepra di banyak tempat di India. Pada 1965 dengan memberikan Decree of Praise, Paus Paulus VI mengizinkan permintaan Bunda Teresa untuk mengembangkan ordonya ke negara lain. Ordo Teresa mulai tumbuh cepat, dengan rumah-rumah baru dibuka di banyak tempat di dunia. Rumah pertama ordo ini di luar India didirikan di Venezuela, dan kemudian diikuti di Roma dan Tanzania, dan kemudian di banyak negara di Asia, Afrika, dan Eropa, termasuk Albania. Sebagai tambahan, rumah Missionaries of Charity pertama di Amerika Serikat didirikan di Bronx Selatan, New York. <strong><span style="font-size:16pt;"></span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jogjamania.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jogjamania.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=41&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/bunda-theresa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wali baptis anak</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/wali-baptis-anak/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/wali-baptis-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 07:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Memilih Wali Baptis yang Tepat oleh: Romo William P. Saunders * Apakah yang melatarbelakangi perlunya wali baptis dan bagaimanakah ketentuan Gereja mengenai seorang wali baptis? Saya mengalami kesulitan dalam menemukan wali baptis yang tepat bagi bayi saya yang baru lahir. ~ seorang pembaca HERALD Peran wali baptis dalam Pembaptisan berawal dari peran penjamin dalam katekumenat, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=34&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="/DOCUME~1/David/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">Memilih Wali Baptis yang Tepat</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Arial;">oleh: Romo William P. Saunders *</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:12pt;font-family:Arial;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Arial;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;" align="right"><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Apakah yang melatarbelakangi perlunya wali baptis dan bagaimanakah ketentuan Gereja mengenai seorang wali baptis? Saya mengalami kesulitan dalam menemukan wali baptis yang tepat bagi bayi saya yang baru lahir.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;" align="right"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">~ seorang pembaca HERALD</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Peran wali baptis dalam Pembaptisan berawal dari peran penjamin dalam katekumenat, yang berasal dari masa Gereja perdana. Patut diingat bahwa hingga tahun 313, Gereja berada dalam penganiayaan Kekaisaran Romawi dan harus berhati-hati dalam menangani segala hal demi mencegah menyusupnya kaum kafir dan penganiaya. Juga, hingga Abad Pertengahan, Sakramen-Sakramen Inisiasi &#8211; Baptis, Penguatan dan Ekaristi &#8211; diterimakan sekaligus. Jadi, peran penjamin adalah untuk menjamin ketulusan calon, pada umumnya orang dewasa, yang mohon diperkenankan masuk ke dalam Gereja, sekaligus untuk membantu calon sepanjang katekumenat yang diadakan demi mempersiapkan diri untuk menerima sakramen-sakramen ini, dan membantu calon untuk mengamalkan hidup kristiani. Dalam Baptis Bayi, para penjamin ini juga menyatakan Pengakuan Iman atas nama anak, dan menerima tanggung jawab untuk membimbing anak dalam iman, teristimewa apabila orangtuanya tak dapat memenuhi kewajiban ini. Sekitar tahun 800, ketika baptis bayi menjadi norma, penjamin yang demikian disebut “patrinus” atau “bapa baptis”. Seturut tradisi, kita menyebut penjamin seorang kanak-kanak dalam Pembaptisan sebagai “wali baptis” &#8211; “bapa baptis” atau “ibu baptis”; namun demikian, istilah teknisnya tetap “penjamin”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Menurut Kitab Hukum Kanonik, “Calon baptis sedapat mungkin diberi wali baptis, yang berwajib mendampingi calon baptis dewasa dalam inisiasi kristiani, dan mengajukan bersama orangtua calon baptis bayi untuk dibaptis, dan juga wajib berusaha agar yang dibaptis hidup secara kristiani yang sesuai dengan baptisnya serta memenuhi dengan setia kewajiban-kewajiban yang melekat pada baptis itu” (No. 872). Pernyataan ini dengan jelas menunjukkan asal historis dari peran penjamin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Untuk menjadi seorang penjamin, seorang harus ditunjuk oleh calon baptis atau orangtuanya atau oleh orang yang mewakili mereka, atau bila mereka itu tidak ada, oleh pastor paroki atau palayan baptis. Penjamin tidak hanya cukup memiliki niat untuk menjadi seorang penjamin, melainkan harus juga memiliki kecakapan untuk melaksanakan tugas itu. Penjamin harus telah berumur genap enambelas tahun, kecuali jika umur lain ditentukan oleh Uskup diosesan, atau pastor paroki ataupun pelayan baptis menilai bahwa kekecualian atas alasan wajar dapat diterima. Penjamin harus seorang Katolik yang telah menerima Sakramen Penguatan dan Sakramen Ekaristi Mahakudus “lagipula hidup sesuai dengan iman dan tugas yang diterimanya.” Di samping itu, penjamin tidak dijatuhi atau dinyatakan ternoda oleh suatu hukuman kanonik. Idealnya, penjamin dalam Pembaptisan juga menjadi penjamin dalam Penguatan. Penting dicatat bahwa ayah atau ibu dari calon yang dibaptis tidak dapat menjadi penjamin. Perlu dicatat juga bahwa persyaratan yang sama berlaku pula bagi penjamin dalam Penguatan. (Bdk Kitab Hukum Kanonik, No. 874)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Secara tegas, seorang yang dibaptis hanya membutuhkan satu penjamin dalam Pembaptisan &#8211; laki-laki atau perempuan, tetapi boleh juga dua penjamin, biasanya satu laki-laki dan satu perempuan. Di sini Kitab Hukum Kanonik hendak menghapuskan praktek memiliki banyak penjamin, seperti yang terjadi di beberapa tempat (No. 873). Juga, dalam keadaan darurat, misalnya bahaya kematian, penjamin dapat ditiadakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Di sini kita perlu berhenti sejenak untuk mencari tahu dengan jelas siapakah yang memiliki kualifikasi sebagai seorang wali baptis Katolik. Seorang Katolik yang tidak mengamalkan iman dengan secara teratur ikut ambil bagian dalam Misa, atau yang berada dalam perkawinan yang tidak sah secara Katolik, membuat dirinya sndiri tidak layak menjadi seorang wali baptis. Juga, apabila seorang beragama Katolik tetapi menentang imannya, misalnya memiliki sikap “Aku seorang Katolik, tetapi …,” dan dengan demikian bukanlah seorang teladan dan saksi iman yang baik, juga membuat dirinya tidak layak. Apabila seorang tidak berjuang untuk menunaikan kewajibannya sendiri dalam Pembaptisan dan Penguatan, maka tidaklah mungkin ia akan menunaikan tanggung jawab untuk membantu orang lain melakukannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sebagai seorang pastor, saya sungguh bingung setiap kali orang datang ke kantor pastoran dan meminta saya menandatangani suatu </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">surat</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> keterangan yang mentayakan bahwa ia adalah seorang Katolik yang taat sementara saya tidak mengenalinya, ia tidak terdaftar dalam paroki dan ia tidak secara rutin ikut ambil bagian dalam Misa. Demi keadilan, saya tidak dapat memenuhi permintaan yang demikian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Para</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> orangtua hendaknya berusaha mendapatkan orang-orang Katolik yang saleh sebagai wali baptis anak-anak mereka. Sayangnya, tugas ini dapat menjadi sangat sulit pada jaman sekarang ini. Yang terbaik adalah mendapatkannya di antara sanak saudara, bahkan kakek nenek, yang memiliki hubungan darah dengan si anak dan senantiasa memelihara iman mereka. Sahabat dekat juga baik, tetapi kadang kala persahabatan berakhir, meninggalkan si anak tanpa seorang wali baptis yang aktif. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Para</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> wali baptis hendaknya adalah orang-orang yang saleh, yang siap sedia untuk menerima tanggung jawab menjadi bagian dari hidup anak baptis sepanjang hidupnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Bagaimana jika seorang menghendaki seorang Protestan sebagai penjamin? Secara teknis, hanya orang-orang Katolik yang dapat menjadi wali baptis atau penjamin. Namun demikian, seorang Kristen dari denominasi lain, entah Orthodox atau Protestan, dapat menjadi seorang “saksi Kristiani” (= saksi baptis) dalam Pembaptisan bersama dengan wali baptis Katolik. Alasan bagi pembedaan dan pembatasan ini adalah bahwa wali baptis tidak hanya memikul tanggung jawab atas pendidikan religius dan perkembangan rohani dari orang yang dibaptis, melainkan ia juga mewakili Gereja, yaitu komunitas iman, ke dalam mana seseorang dibaptis. Seorang Kristen non-Katolik, betapapun mungkin kudusnya dia, tidak dapat sepenuhnya menjadi saksi atas keyakinan Gereja Katolik. Demikian pula sebaliknya, seorang Katolik hanya dapat menjadi saksi Kristiani bagi seorang yang dibaptis masuk ke dalam gereja Kristen denominasi lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Pada intinya, wali baptis menempati peran istimewa dalam hidup orang yang dibaptis. Sebab itu, setiap orangtua hendaknya memilih wali baptis bukan hanya karena hubungan darah atau persahabatan belaka; melainkan seorang wali baptis haruslah seorang saksi iman yang dapat diandalkan, yang akan membantu anak baptis dalam mencapai keselamatan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">* Fr. Saunders is dean of the Notre Dame Graduate School of Christendom College in </span></em><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Alexandria</span></em><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> and pastor of Our Lady of Hope Parish in </span></em><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Potomac</span></em><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></em><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Falls</span></em><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">sumber : “Straight Answers: Selecting the Right Godparents” by Fr. William P. Saunders; Arlington Catholic Herald, Inc; Copyright ©2001 Arlington Catholic Herald. All rights reserved; www.catholicherald.com</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin The Arlington Catholic Herald.”</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jogjamania.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jogjamania.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=34&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/wali-baptis-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prosedur impor</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/prosedur-impor/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/prosedur-impor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 07:29:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[PROSEDUR IMPOR Dokumen yang selalu berurusan dengank impor antara lain Manifest, Bill Of Lading (B/L), Invoice &#38; Packing List dan BC 2.3.Manifest (Cargo-Manifest) atau sering dikenal dengan Cargo Declaration menurut Convention on Facilitation of International Maritime Traffic 1965 (FAL Convention of 1965) merupakan dokumen yang berisi semua informasi yang berkaitan dengan barang-barang niaga (kargo) yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=31&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>PROSEDUR IMPOR</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;">Dokumen yang selalu berurusan dengank impor antara lain Manifest, Bill Of Lading (B/L), Invoice &amp; Packing List dan BC 2.3.<strong>Manifest (Cargo-Manifest)</strong> atau sering dikenal dengan Cargo Declaration menurut Convention on Facilitation of International Maritime Traffic 1965 (FAL Convention of 1965) merupakan dokumen yang berisi semua informasi yang berkaitan dengan barang-barang niaga (kargo) yang diangkut sarana pengangkut (kapal) pada saat kedatangan ataupun keberangkatan. Dengan demikian semua barang ekspor dan impor yang dibawa oleh sarana pengangkut akan terdata (recorded) semua dalam Cargo-Manifest.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;">Semua proses pelayanan kepabeanan yang dilakukan oleh Bea dan Cukai (BC) akan mengacu ke dalam dokumen manifest ini. Mulai dari proses pengeluaran barang dengan penyelesaian kewajiban pabean (PIB), pengeluaran ke Tempat Penimbunan Berikat (TPB: KB, GB, TBB), pengeluaran ke Kawasan Pabean/TPS lainnya dan semua proses pelayanan kepabeanan lainnya harus menunjuk dan rekonsiliasi dengan pos-pos yang ada dalam Inward Manifest. Karena itulah setiap pergerakan barang dalam perdagangan, seharusnya dapat dikontrol melalui dokumen manifest tersebut yang secara umum dapat dikelompokkan:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><strong>Inward Manifest</strong>, yaitu dokumen manifest yang wajib diserahkan pada saat kedatangan sarana pengangkut di suatu pelabuhan yang berisi daftar muatan cargo alat angkut tersebut pada saat datang di suatu pelabuhan;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><strong>Cargo Manifest</strong>, yaitu dokumen manifest selama sarana pengangkut tersebut dalam perjalanan berangkat dan menuju suatu pelabuhan, yang berisi daftar muatan cargo alat angkut tersebut melakukan perjalanan dan membawa barang-barang tersebut;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><strong>Outward Manifest</strong>, yaitu dokumen manifest yang wajib diserahkan pada saat keberangkatan sarana pengangkut dari suatu pelabuhan yang berisi daftar muatan cargo alat angkut tersebut pada saat berangkat dari suatu pelabuhan untuk menuju pelabuhan lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dalam melakukan kontrol dan pengawasan terhadap dokumen manifest tersebut tidak hanya sebatas apakah barang-barang tersebut telah dilindungi dengan dokumen manifest, namun yang lebih penting adalah kontrol dan pengawasan dengan melakukan pengecekan :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Apakah &#8216;Jenis Barang&#8217; yang diangkut oleh sarana pengangkut tersebut (fisik barang) sesuai dengan yang tercantum dalam manifest;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Itu sekilas tentang manifest. Setiap barang atau muatan cargo tersebut yang diimport akan dibuat dokumen yang disebut dengan BC 2.3 (untuk Kawasan Berikat) atau PIB (Pemberitahuan Import Barang). Tentunya ada dokumen pendukung lain yang harus ada pada saat pengajuan dok BC 2.3 atau PIB seperti invoice &amp; packing list, B/L dan manifest.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Invoice adalah suatu dokumen yang penting dalam perdagangan, sebab dengan data dalam invoice ini dapat diketahui berupa jumlah wesel yang akan ditarik, jumlah pembayaran asuransi dan penyelesaian pembayaran lain yang harus dibayar, termasuk bea masuk.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Invoice dapat dibedakan dalam:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><strong>Proforma Invoice</strong> merupakan penawaran dari penjual kepada calon pembeli atas barang yang dimilikinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><strong>Commercial Invoice</strong> biasa disebut faktur dagang yaitu merupakan nota rincian tentang keterangan barang-barang yang dijual dan harga barang-barang tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><strong>Consular Invoice</strong> adalah invoice yang dikeluarkan oleh instansi resmi, yakni kedutaan (konsulat).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Packing List</strong> ini dibuat oleh eksportir yang menerangkan uraian dari barang-barang yang dipak, dibungkus/diikat dalam peti dan sebagainya dan biasanya diperlakukan oleh Pejabat Bea dan Cukai untuk memudahkan pemeriksaan barang atas isi dari suatu pengepakan. Termasuk dalam uraian barang-barang tersebut adalah jenis bahan pembungkus/pengepakan dan cara mengepakannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan adanya packing list dari setiap peti yang berisikan barang-barang tertentu maka importir atau pemeriksa barang (Pejabat Bea dan Cukai) tidak akan keliru untuk memastikan isinya. Nama dan uraian barang tersebut haruslah sama dengan yang tersebut dalam Commercial Invoice.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Bill of Lading(B/L)</strong> adalah dokumen yang menunjukkan adanya suatu kontrak pengangkutan barang antara Shipper(pengirim) sebagai pemilik barang-barang dengan Carrier(agent) sebagai pihak yang menyewakan ruangan kapal untuk pengangkutan barang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>Air Way Bill</strong> adalah kontrak pengangkutan barang antara Shipper dengan Carrier (yang dalam hal ini adalah maskapai penerbangan) dari Bandar udara pemuatan ke tempat tujuan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Isi dari Manifest, B/L dan invoice haruslah sama seperti nama barang, berat barang, jumlah barang. Kalo terjadi perbedaan.. nah itu patut dipertanyakan&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Untuk tarif bisa berbeda beda, ini sebagai pedoman :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Setiap orang atau badan usaha yang akan mengimpor barang dapat mengajukan permohonan penetapan tarif sebelum penyerahan pemberitahuan pabean kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Permohonan disampaikan kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai dengan menggunakan formulir sebagaimana tercantum pada Lampiran I Kep-22/BC/1997 tanggal 20 Maret 1997</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Penyampaian formulir permohonan yang telah diisi dan ditandatangani pemohon dapat dilakukan secara langsung, melalui pos atau faksimile</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Setiap formulir permohonan hanya dapat digunakan untuk 1 (satu) nomor pos tarif dengan 1 (satu) atau lebih jenis barang yang dapat diklasifikasikan dalam nomor pos tarif tersebut</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Direktur Jenderal Bea dan Cukai memberikan penetapan tarif atas barang impor sebelum penyerahan pemberitahuan pabean, dengan atau tanpa perubahan terhadap permohonan yang diajukan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Penetapan tarif atas barang impor sebelum penyerahan pemberitahuan pabean dimaksud mempunyai kekuatan hukum yang mengikat sepanjang barang yang diimpor mempunyai jenis dan spesifikasi yang sesuai dengan yang tercantum dalam penetapan tarif bersangkutan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Nomor Referensi Tarif yang tercantum dalam penetapan tarif dimaksud dicantumkan dalam dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang bersangkutan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Penetapan tarif menjadi batal dan tidak mempunyai kekuatan hukum apabila:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">* Terdapat perubahan ketentuan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan tentang perubahan klasifikasi, besarnya tarif Bea Masuk dan atau pembebanan impor lainnya</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">* Jenis/spesifikasi barang yang diimpor tidak sesuai dengan yang tercantum dalam penetapan tarif yang bersangkutan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">* Adanya pemberitahuan tertulis oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai mengenai pembatalan penetapan tarif bersangkutan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pajak Import merupakan elemen terakhir dari Landing Cost.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Indonesia mengenakan 2 jenis pajak atas import, yaitu : PPn Import dan PPh Pasal 22.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>Pajak Import = PPn Import + PPh Pasal 22</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">PPn Import dikenakan 10% dari nilai CIF dan Import Duty. Maka formulanya menjadi sebagai berikut :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>PPn Import = 10% x [ CIF + ID]</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dimana :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">CIF = Cost (FOB) + Insurance + Freight</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">ID = Import Duty</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Agar tidak tumpang tindih, jika anda belum tahu apa itu CIF, Import Duty beserta perhitungannya, saya sarankan membaca article Import Duty Calculation</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Contoh :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">PT. A melakukan impor barang dari China, dengan rincian sebagai berikut :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Nilai Barang yang di Impor (FOB) = USD 3,500.00</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Insurance = USD 100.000</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Freight = USD 250.00</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Import Duty = USD 150.00</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Perhitungan :</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">PPn Import = 10% x [ (USD 3,500.00 + USD 100.00 + USD 250.00) + USD 150.00 ]</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">PPn Import = USD 400.00</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">PPh Pasal 22 dikenakan sebesar 7.5% jika tak punya API, Jika punya api cuma 2.5 % dari nilai CIF dan Import Duty, formulanya :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">PPh Pasal 22 = 7.5% x [CIF + ID]</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan menggunakan contoh yang sama, maka besarnya PPh Pasal 22 yang dikenakan adalah sebesar USD 300.00</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jogjamania.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jogjamania.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=31&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/prosedur-impor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Turunkan lemak darah</title>
		<link>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/turunkan-lemak-darah/</link>
		<comments>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/turunkan-lemak-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 07:13:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jogjamania</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jogjamania.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Turunkan Trigliserida &#38; Kolesterol Pakai Herbal Tanaman obat terbukti dapat menurunkan kolesterol maupun trigliserida darah. Karena murah dan mudah didapat, Dr. Setiawan Dalimartha menyarankan penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Anto (53) mengasup sebuah alpukat masak setiap hari selama tiga bulan. Ia tidak menambahkan gula pasir, sebab karbohidrat sederhana ini bisa meningkatkan trigliserida darah. Kadar trigliserida dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=29&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:14pt;font-family:Arial;">Turunkan Trigliserida &amp; Kolesterol Pakai Herbal</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Tanaman obat terbukti dapat menurunkan kolesterol maupun trigliserida darah. Karena murah dan mudah didapat, Dr. Setiawan Dalimartha menyarankan penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Anto (53) mengasup sebuah alpukat masak setiap hari selama tiga bulan. Ia tidak menambahkan gula pasir, sebab karbohidrat sederhana ini bisa meningkatkan trigliserida darah. Kadar trigliserida dan kolesterol total yang dianjurkan di bawah 200 mg/dl. Setelah tiga bulan, trigliserida Anto menjadi 170, sebelumnya 270 mg/dl, sedangkan kolesterol total dari 220 mg/dl menjadi 190. Dengan profil lemak seperti itu, pegal di pundak kiri dan kanan tak perna ia rasakan lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Di Hati</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Trigliserida, menurut Dr. Setiawan Dalimartha, Ketua II PDPKT (Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur), dibentuk di hati dari gliserol dan lemak yang berasal dari makanan dengan rangsangan insulin atau dan kelebihan kalori akibat asupan yang berlebihan. Konsumsi alkohol, makanan manis, santan, dan karbohidrat secara berlebihan akan meningkatkan kadar trigliserida. Kolesterol dikenal sebagai penyebab utama terjadinya aterosklerosis. Akibatnya, saluran pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner, menjadi sempit dan menghalangi aliran darah di dalamnya. Keadaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke. Peningkatan kolesterol juga terjadi akibat menurunnya pengeluaran (ekskresi) kolesterol ke usus melalui asam empedu atau produksi kolesterol di hati meningkat. Kolesterol cenderung meningkat pada orang yang kegemukan, kurang olahraga, stres, dan perokok berat. Kolesterol yang berasal dari lemak adalah zat yang berguna untuk menjalankan fungsi tubuh. Sebagai sumber energi, lemak memberikan kalori paling tinggi. Satu gram lemak menghasilkan 9 kalori, sedangkan karbohidrat hanya 4 kalori.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Lemak terdiri atas lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Karbohidrat dan lemak di dalam tubuh akan diproses menjadi suatu senyawa yang disebut asetil koenzim-A. Dari asetil koenzim-A ini terbentuk beberapa zat penting, seperti asam lemak, trigliserida, fosfolipid, dan kolesterol. Sekitar 80 persen kebutuhan kolesterol dihasilkan oleh tubuh, selebihnya dari makanan tinggi kolesterol. Sebaliknya, lemak tak jenuh dari tetumbuhan, seperti minyak kedelai, tidak banyak berpengaruh pada peningkatan kolesterol darah. Selain untuk proses metabolisme, kolesterol untuk membungkus jaringan saraf (mielin), melapisi selaput sel, dan pelarut vitamin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Khasiat Penyembuhan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Alpukat mengandung asam folat, asam pantotenat, niasin, vitamin B1,vitamin 86, vitamin C, vitamin E, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, dan glutation, juga kaya akan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal. Kandungan ini yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol darah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Bawang merah (Cepae bulbus), mengandung senyawa flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah. Bawang putih (Allii bulbus), bahan aktifnya sallyl cysteine, suatu komponen thioallyl yang mempunyai khasiat hipolipidemik dan antitrombotik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jati belanda (Guezuma ulmifolia.lamk) bermanfaat menurunkan kadar lemak dan kolesterol darah melalui kandungan lendir, tanin, dan alkaloidnya. Ketiga zat itu meski memiliki mekanisme kerja yang berbeda, saling menunjang dalam menurunkan kadar lemak dan kolesterol darah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Dijelaskan oleh Djoko Hargono, pemerhati obat alami, bila digunakan secara oral, kandungan lendir daun jati belanda akan mengembang di dalam lambung. Hal ini akan menyebabkan tertekannya nafsu makan, sehingga mengurangi gugus amino.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Temulawak (Curcumae rhizoma) mempunyai aktivitas kolagoga (memperlancar pengeluaran empedu ke usus).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Angkak, sering disebut beras merah Cina, adalah sejenis cendawan berwarna merah, bernama Latin Monascus purpureus. Angkak bisa digunakan untuk membuat arak merah yang terbuat dari beras, sebagai bahan pengawet makanan, dan untuk obat. Berdasarkan penelitian, angkak mampu menurunkan kadar kolesterol darah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">9 Resep Praktis</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mengonsumsi tanaman obat, baik daun, biji, akar, maupun buahnya, tidak berarti makan tanaman itu sebanyak-banyaknya. Konsumsi ramuan tersebut dengan komposisi dan dosis tertentu. Karenanya, kata Drs. Sudjaswadi, cara membuat ramuan, komposisi, dosis, dan waktu pemakaian harus dipelajari dengan baik lagi benar.Berikut beberapa resep peluruh kolesterol dan trigiserida.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Alpukat.      Bahan: 0,5 &#8211; 1,5 buah alpukat matang. Cara Pemakaian: Buah alpukat dimakan      mentah. Lakukan setiap hari.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Belimbing      manis. Bahan: 2 buah belimbing manis ukuran besar. Cara Pemakaian: Buah belimbing      dimakan setelah makan pagi dan malam, masing-masing 1 buah.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Angkak.      Bahan: 1/2 sendok teh angkak. Cara Pemakaian: Angkak ditumbuk halus,      dimasukkan ke dalam cangkir lalu diseduh dengan 3/4 cangkir air panas.      Minum airnya selagi hangat. Lakukan setiap hari.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Labu </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">siam</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">. Bahan: 1 buah labu </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">siam</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> ukuran sedang. Cara Pemakaian:      Buah labu dikupas, potong kecil-kecil dan dijus atau diparut, peras airnya      dan saring. Kumpulan airnya diminum sekaligus.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sambiloto.      Bahan: 20 gram herba sambiloto kering. Cara Pemakaian: Direbus dengan 3      gelas hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring, lalu diminum      sekaligus, lakukan setiap hari.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jamur      kuping putih. Bahan: 10 gram jamur kuping putih kering. Cara Pemakaian:      Jamur putih dipotong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3 gelas air      hingga tersisa 1 gelas. Tambahkan sedikit pemanis buatan. Setelah dingin,      airnya diminum dan jamurnya boleh dimakan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Bawang      merah. Bahan: 20 gram bawang merah segar. Cara Pemakaian: Bawang merah      diiris tipis-tipis, dimakan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari dengan      ukuran yang sama.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kunyit.      Bahan: 10 gram rimpang kunyit segar. Cara Pemakaian: Rimpang kunyit      dibersihkan, lalu diiris tipis-tipis. Rebus dalam air 2 gelas hingga      tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air disaring dan diminum sekaligus.      Lakukan hal ini 3 kali sehari, selama 12 minggu.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Temulawak.      Bahan: 3 jari rimpang temulawak segar. Cara Pemakaian: Rimpang temulawak      dikupas kulitnya, lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air panas dan      biarkan mengendap. Setelah dingin, endapannya dibuang dan airnya diminum.      Lakukan setiap hari.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daftar makanan dan minuman yang mengandung trigliserida tinggi dengan perbandingan dalam satuan volume, atau berat, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kandungan Kolesterol dari per 10 gr makanan<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Putih      telor ayam<span> </span>0 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Teripang      (haisom)<span> </span>0 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ubur-ubur<span> </span>0 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Susu      sapi non fat<span> </span>0 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      ayam pilihan tanpa kulit<span> </span>50 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      bebek pilihan tanpa kulit 50 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ikan      sungai biasa<span> </span>55 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      sapi pilihan tanpa lemak<span> </span>60 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      babi pilihan tanpa lemak<span> </span>60 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      kelinci<span> </span>65 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      kambing tanpa lemak<span> </span>70 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ikan      ekor kuning<span> </span>85 Sehat</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      asap (ham)<span> </span>98 Sekali-sekali</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Iga      sapi<span> </span>100 Sekali-sekali</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Iga      babi<span> </span>105 Sekali-sekali</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      sapi<span> </span>105 Sekali-sekali</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Burung      dara<span> </span>110 Sekali-sekali</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ikan      bawal<span> </span>120 Sekali-sekali</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      sapi berlemak<span> </span>125 Sekali-sekali</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Gajih      sapi<span> </span>130 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Gajih      kambing<span> </span>130 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daging      babi berlemak<span> </span>130 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Keju<span> </span>140 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sosis      daging<span> </span>150 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kepiting<span> </span>150 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Udang<span> </span>160 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kerang/Siput<span> </span>160 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Belut<span> </span>185 Hati-hati</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Santan      kelapa<span> </span>185 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Gajih      babi<span> </span>200 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Susu      Sapi<span> </span>250 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Susu      Sapi Cream<span> </span>280 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Coklat/Cacao<span> </span>290 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mentega/Margarin<span> </span>300 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jeroan      sapi<span> </span>380 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jeroan      babi<span> </span>420 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kerang      putih/remis/Tiram<span> </span>450 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Telor      Ayam<span> </span>500 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jeroan      Kambing<span> </span>610 Berbahaya</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Cumi-cumi<span> </span>1170 Pantang</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kuning      telor ayam<span> </span>2000 Pantang</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Otak      Sapi<span> </span>2300 Pantang</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Otak      babi<span> </span>3100 Pantang</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Telor      burung puyuh<span> </span>3640 Pantang</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sumber: </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">General Hospital</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">, </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Singapore</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mengendalikan Kolesterol Tinggi dengan Herba &amp; Pola Hidup Sehat</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Hembing </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sun, 15 Jan 2006</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">09:20:00</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> WIB</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kolesterol sering dianggap sebagai penyebab berbagai penyakit mematikan seperti jantung koroner dan stroke. Hal tersebut dapat terjadi apabila konsentrasi kolesterol dalam darah tinggi yang disebut dengan hiperkolesterolemia. Oleh karena itu, agar kolesterol tidak memicu penyakit harus dikendalikan agar kadarnya tidak berlebihan.Kolesterol merupakan salah satu senyawa lemak seperti lilin dan berwarna kekuningan. Sebagian besar kebutuhan kolesterol tubuh di produksi oleh hati. Di dalam tubuh, kolesterol mempunyai fungsi penting yang diperlukan dalam berbagai proses metabolisme, seperti untuk bahan pembentuk dinding sel, pembentukan hormon misal hormon seks, pembungkus jaringan saraf, membuat vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang, bahan pembentukan asam dan garam empedu yang berfungsi untuk mengemulsi lemak, juga untuk perkembangan sel-sel otak pada anak-anak. Dengan demikian dalam kadar normal kolesterol mempunyai banyak manfaat, tetapi akan menjadi masalah bagi tubuh jika kadarnya berlebihan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Trigliserida merupakan lemak utama di dalam tubuh, dibentuk di hati dari gliserol dan lemak yang berasal dari makanan atau dari kelebihan kalori akibat makan berlebihan. Hampir seluruh triglesirida terutama yang bersifat jenuh dapat diserap oleh tubuh. Sehinga pengkonsumsian makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Trigleserida tinggi seringkali berkaitan dengan kegemukan. Kelebihan trigliserida akan ditimbun dalam jaringan di bawah kulit.Dalam proses pencernaan, sumber lemak dari makanan dipecah menjadi sebagian besar trigliserida dan sisanya merupakan kolesterol, asam lemak bebas, dan fosfolipid. Semua senyawa lemak tersebut diserap ke dalam darah. Kolesterol dan trigliserida berikatan dengan protein tertentu (apoprotein) membentuk lipoprotein sehingga dapat larut dalam darah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Ikatan lipoprotein tersebut terdiri atas beberapa fraksi yaitu kilomikron, very low density lipoprotein (VLDL), intermediate density lipoprotein (IDL), low density lipoprotein (LDL), dan high density lipoprotein (HDL). Diantara ikatan lipoprotein tersebut yang paling perlu diketahui adalah LDL atau lipoprotein densitas rendah dan HDL atau lipoprotein densitas tinggi. LDL dan HDL mempunyai fungsi yang berlawanan. LDL bersifat efek aterogenik dan disebut juga dengan kolesterol jahat karena mudah melekat pada pembuluh darah dan menyebabkan penumpukan lemak yang lambat laun mengeras (membentuk flak) dan menyumbat pembuluh darah yang disebut dengan aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri). Proses aterosklerosis yang terjadi di pembuluh darah jantung dapat memicu terjadinya jantung koroner, apabila terjadi di pembuluh darah otak dapat menyebabkan terjadinya stroke. HDl disebut juga dengan kolesterol baik karena mempunyai efek antiaterogenik yaitu mengangkut kolesterol bebas dari pembuluh darah dan jaringan lain menuju hati selanjutnya mengeluarkannya lewat empedu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kadar LDL yang tinggi cenderung disertai dengan kadar trigliserida yang tinggi pula, sedangkan apabila kadar HDL tinggi maka kadar trigliserida cenderung rendah.Pedoman profil lemak darah menurut Konsensus Nasional Dislipidemia di Indonesia. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Gaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> hidup modern berkaitan erat dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kolesterol dan trigliserida tinggi, seperti makanan yang mengandung lemak jenuh dan kalori tinggi yang dapat menyebabkan kegemukan, kurang mengkonsumsi serat, merokok, kurang berolah raga dan stress. Kolesterol tinggi juga dipengaruhi olah faktor genetik dan usia, kecuali kedua faktor tersebut, faktor lainnya dapat dikontrol/dikendalikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Untuk usaha pencegahan dan pengendalian kolesterol dan trigliserida tinggi diperlukan perbaikan sikap dan </span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">gaya</span><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> hidup yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, diantaranya yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">mengendalikan berat badan : pengurangan berat badan mampu membantu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida serta meningkatkan HDL.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Olah raga secara teratur dapat melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kadar HDL.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mengatur pola makan : membatasi makanan berlemak dan kolesterol tinggi, serta membiasakan banyak mengkonsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C dan serat larut yang dapat membantu membuang kolesterol. banyak makan ikan laut yang mengandung asam lemak tak jenuh majemuk yang membantu menurunkan kolesterol.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Mengubah kebiasaan : meninggalkan kebiasaan-kebiasaan tidak sehat seperti merokok, minuman beralkohol dan perilaku tidak sehat lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.75in;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Tanaman yang berkhasiat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi diantaranya mempunyai mekanisme kerja sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">merangsang sekresi cairan empedu sehingga kolesterol akan keluar bersama cairan empedu menuju usus dan selanjutnya dibuang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;text-align:justify;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Merangsangsang sirkulasi darah sehingga mengurangi terjadinya pengendapan lemak pada pembuluh darah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Beberapa jenis tumbuhan berkhasiat obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi kolesterol tinggi antara lain :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daun      Salam (Syzigium polyanthum Walp.)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Buah      Mengkudu (Morinda citrifolia L.)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Bawang      Putih (Allium sativum L.)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Bawang      Bombay &amp; Bawang merah (Allium cepa L.)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Temu      lawak (Curcuma xanthorrhiza)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kunyit      (Curcuma longa L.)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Jamur      kuping hitam (Auricularia sp.)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Rumput      Laut (Laminaria japonica)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Terung      Ungu (Solanum melongena)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daun      Dewa (Gynura segetum [Lour] Merr.)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daun      Sambung Nyawa (Gynura procumbens Back.)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daun      jambu biji (Psidium guajava)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Daun      Ceremai (Phyllanthus acidus)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Kulit      Polong kacang tanah</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Berikut beberapa contoh resep ramuan tumbuhan obat untuk menurunkan kolesterol tinggi :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Resep 1.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">15 lembar daun salam + 2 buah mengkudu yang matang (dipotong-potong), dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Resep 2.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">30 gram temu lawak (dikupas dan diiris-iris) + 15 gram daun dewa, semua bahan dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Resep 3.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">2-3 siung bawang putih dihaluskan, diseduh dengan 150 cc air panas, lalu diminum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Resep 4.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">10 lembar daun jambu biji + 30 gram daun ceremai, semua bahan dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya diminum untuk 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Catatan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">- pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">- Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Food terapy (Masakan untuk membantu menurunkan kolesterol)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">- Terung ungu dikukus, dikasih sambal, lalu dimakan. Lakukan setiap hari</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">- 15-30 gram jamur kuping hitam dimasak sop bersama bahan-bahan lain, lalu dimakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Sumber: CBN</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jogjamania.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jogjamania.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jogjamania.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jogjamania.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jogjamania.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jogjamania.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jogjamania.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jogjamania.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jogjamania.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jogjamania.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jogjamania.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jogjamania.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jogjamania.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jogjamania.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jogjamania.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jogjamania.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jogjamania.wordpress.com&amp;blog=4057220&amp;post=29&amp;subd=jogjamania&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jogjamania.wordpress.com/2008/07/04/turunkan-lemak-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90c49515178fa17b295918a713bb72e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">matias</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
